12.01.08
Langkah yang berat…..
pagi ini kulihat matahari tak begitu panas. kurasa hangat menerpa badanku, sungguh kenikmatan yang luar biasa bisa merasakan kehangatan sinar matahari ini, sambil menghirup segarnya udara pagi yang mungkin suatu saat akan sulit kita dapatkan. Sungguh hanya syukur yang bisa terucap dari bibir ini.
Langkah kaki ini terasa begitu ringan. Dengan penuh semangat untuk mencari ilmu, ilmu semoga akan berguna untuk islam kelak…
Ketika sampai di pintu gerbang kecil yang biasa kulewati saat akan memasuki kampus, terlihat sebuah gambar yang didalamnya terdapat 2 orang yang ku kenal sedang mengepalkan tangan. Sontak hati ini pun termenung sejenak. Agak lama ku berdiri didepan poster berukuran A3 itu…. Yang terlintas dalam pikiran ku hanyalah bisa beristighfar… sungguh perang saudara ini telah dimulai..
sambil terus melangkah kaki dan asbih yang semenjak awal langkah kaki ini pun telah berubah menjadi istighfar. Pikiran ini pun mulai melayang, teringat sebuah cerita pada zaman para sahabat Rasullullah saw, dimana ketika itu terjadi peperangan antara Ali bin Abu thalib dan Muawiyah bin Abu sofyan, yang sungguh keduanya adalah sahabat Rasullullah….
Sungguh itu adalah cobaan paling berat yang pernah dirasakan umat muslim, yaitu ketika kita harus saling menyerang antar saudara sendiri… Sungguh peristiwa yang sangat menyedihkan… Dan peristiwa itupun hadir di kampus ini….
Langkah ini pun semakin berat, dan ku hanya bisa berdoa… “ya Allah semoga Engkau ampuni segala dosa kami ini, sungguh perjuangan ini tiada lain kecuali hanya untuk tegaknya ajaran-Mu, sebagai tabungan bagi para calon pejuang ini. Semoga Engkau segera melepaskan kami dari cobaan ini, sungguh ini adalah cobaan terberat yang dulu telah menghancurkan khilafahmu… Dan ya Allah, bersihkanlah hati kami dari berbagai fitnah”….
woroindryani said,
January 2, 2009 at 10:51 am
maksudnya apa kak (dengan muka polos) hehe
16agustus said,
January 4, 2009 at 3:09 pm
ow gak ngerti ya….???
ya mang sengaja……